
Hari sabtu sore, Nampak gedung IKCC dipenuhi oleh pengunjung. Tidak seperti biasanya, pengunjung hari itu bertambah beberapa kali lipat dari hari biasanya. Ternyata agenda hari itu adalah final Duta Lingkungan 2009. Ada sekitar sepuluh finalis yang akan tampil pada acara final duta lingkungan ini. Kesepuluh finalis itu adalah Kezia Eliata Trisnawati dari SMAK Petra Kediri, Fiska Rahmawati dari SMAN 2 Kediri, Nanda Rizqia Pradana dari SMAN 2 Pare, Nurresky Lestari dari SMAN 5 Kediri, Idham Sayekti dari SMKN 1 Blitar, Nida Afrik Kumala Sari dari SMKN 2 Kediri, Nurul Habibah dari MAN 3 Kediri, Fifit Puspitasari dari SMKN 1 Boyolangu, Wenny Septiana dari SMAK St.Th.Aquino Tulungagung, dan Marlinda Febrianingsih dari SMAN 8 Kediri. Tetapi dari ke sepuluh finalis tersebut, ada satu finalis yang harus di diskualifikasi karena tidak hadir 30 menit sebelum acara dimulai.
Semua finalis mengenakan baju Esia yang berwarna hijau. Final Duta Lingkungan ini terdiri dari beberapa sesi. Pada sesi kedua, para finalis membawakan kreasinya masing-masing. Ada yang membawakan puisi, tari, drama, menyanyi, dan juga dance. Salah satu finalis yang tampil paling beda adalah Nurul habibah. Duta lingkungan dari MAN 3 Kediri ini membawakan sebuah tarian yang bernama tari cantik ayu yang bisa membuat para pengunjung terhibur. Kemudian penampilan yang agak beda dari yang lainnya adalah penampilan Wenny Septiana. Duta lingkungan dari SMAK St.Th.Aquino ini membawakan sebuah dance yang sangat heboh.
Lanjut ke sesi berikutnya. Pada sesi ini, para finalis mengenakan benda-benda dari bahan-bahan daur ulang. Seperti kain perca, tas kresek, kertas, Koran, dan lain sebagainya. Contohnya saja, Wenny Septiana, duta lingkungan dari SMAK St.Th.Aquino ini memakai berbagai aksesoris. Dia memakai topi yang berasala dari bungkus sabun, biji cemara, batang-batang kering, dan tutup botol. Dia juga memakai Rok yang terbuat dari spanduk Esia dan juga memakai gelang dan anting yang terbuat dari sedotan. Ketika ditanya tentang idenya itu, dia menjawab bahwa dia mendapatkan ide tersebut dari dirinya sendiri. Pada waktu SMP dulu, dia sudah pernah belajar tentang tata busana.
Finalis lain yang juga mengenakan kostum dari bahan daur ulang adalah Fiska Rahmawati. Duta lingkungan dari SMAN 2 Kediri ini, mengenakan rok yang terbuat dari tas kresek dan juga pakaian yang terbuat dari tas kresek.ketika ditanyai oleh dewan juri mengapa dia lebih memilih kresek karena kresek tidak mempunyai nilai jual dan disekitar rumahnya juga dijumpai banyak kresek. Selain itu ada juga finalis yang memakai bando yang terbuat dari sedotan.
Yang tak kalah menariknya, salah satu finalis juga ada yang mengenakan rok panjang yang terbuat dari mantel bekas. Kemudian mantel tersebut ditempeli plastic buah melon dan juga VCD bekas yang sudah tidak digunakan. Semua finalis duta lingkungan ini mengenakan benda-benda dari bahan-bahan daur ulang yang dikreasikan sendiri-sendiri.
Setelah para finalis menjelaskan benda-benda yang dipakainya kepada dewan juri, mereka harus mennjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh dewan juri. Pertanyaannya seputar benda-benda yang mereka pakai, bahan-bahannya, idenya, dan juga pertanyaan seputar program-program lingkungan yang telah mereka lakukan di sekolahnya masing-masing.
Disela-sela penampilan para finalis duta lingkungan, ada salah satu duta lingkungan yang turun dari panggung karena sakit. Dia adalah Marlinda Febrianingsih. Duta lingkungan dari SMAN 8 Kediri ini mengaku bahwa dirinya agak sakit dan kecapekan. Dan disela-sela penyampaian penjelasannya, dia tidak sengaja mengeluarkan air mata. Meskipun dalam keadaan sakit, dia tetap semangat dan bisa mengeluarkan air mata karena dia sangat menghargai ibunya. Karena ibunya lah yang selama ini mendukungnya dan selalu membantunya.
Setelah semua finalis duta lingkungan tampil, tiba giliran dewan juri untuk mengumumkan siapa yang berhasil menjadi juara 1, runner up 1, dan runner up 2. Dan ternyata yang menjadi juara pertama adalah Fiska Rahmawati dari SMAN 2 Kediri. Sedangkan Kezia Eliata Trisnawati dari SMAK Petra Kediri berhasil menyabet runner up 1 dan Nanda Rizqia Pradana dari SMAN 2 Pare berhasil menyabet runner up 2. Setelah Pengumuman tersebut, ketiga pemenang menyempatkan diri untuk berjalan di atas karpet merah.
Read More..